Ibu Aku Ingin Pulang

Posted: August 5, 2008 in merakyat

Aku tak pernah menyalahkanmu karena telah melahirkan ku didunia ini…aku tak pernah menyesal menerima kasih sayangmu…aku tak pernah malu untuk menyangimu..aku tak pernah menuntut lebih darimu..aku bangga akan dirimu…engkau pelita dalam gelapku..penyejuk dalam kehausanku..engkau balut aku dengan kasih sayang dan cintamu yang tulus…tapi…aku..tak..sanggup..harus..berbuat..apa…untuk..dirimu.. “IBU AKU INGIN PULANG”.

Hari itu merupakan Pameran Pekan Budaya Daerah yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Padang berkerjasama dengan berbagai pihak. Malam itu entah kenapa saya sangat tertarik untuk masuk ke galery lukisan. Biasanya kalau udah digalery lukisan, biasanya saya cuma sekedar melihat-melihat lukisannya aja tanpa mengerti sedikitpun pesan yang disampaikan oleh pelukis. Tapi pada saat itu saya ada satu lukisan yang membuat saya tertegun, tatapan saya begitu tajam saat melihat lukisan tersebut. seperti ada daya magnet yang menarik saya untuk selalu berdiri disana.

Dari lukisan itu saya menangkap sesuatu yang tak pernah saya rasakan sebelumnya…lukisan yang semula saya anggap tidak mempunyai arti sama sekali…rupanya memberikan sesuatu pesan yang sangat dalam bagi setiap pengunjung yang melihatnya (moga aja bukan asumsi saya sendiri)…Dari lukisan tersebut saya mencoba-coba untuk melihat pesan yang disampaikan..hampir satu jam saya berdiri hanya untuk menangkap makna yang tersirat…
Apakah ini gambaran generasi penerus tahta Indonesia, apakah ini yang dinamakan “Indonesia Bisa”, apakah ini yang dinamakan “Pendidikan adalah segala-galanya”, apakah ini yang disebut dengan “Program Wajib Belajar”, apakah ini yang disebut dengan “Pendidikan Gratis” (sebagaimana dijanjikan oleh para elit  partai). Ah…secara tersirat saya menjabarkan makna dari lukisan tersebut, sesuatu yang berselewaran dibenak saya ” Apakah Anak Ini yang Menghancurkan Sebuah Partai, atau Anak ini yang merupakan Beban bagi Negara ini atau anak ini nantinya yang akan menjadi Pemimpin Partai yang besar yang kemudian menghancurkan negeri ini, atau anak ini nantinya yang akan memberikan sesuatu yang berarti bagi bangsa ini”, uh..uh… atau yang paling ekstrim saya bilang “Apakah anak ini merupakan korban dari perebutan kekuasaan elit politik”, Ibu…Aku…Ingin…Pulang…

Bersyukurlah wahai engkau anak pejabat dinegeri ini,, tapi ingat masih layak kah dirimu disebut sebagai seorang yang berhasil..orang yang sangat dermawan..orang yang selalu menghamburkan harta….persetan dengan semua itu…..Secerca harapan yang diimpikan untuk dapat mencapai impian yang terbesar telah sirna karena ulahmu. Kau dapat lihat makna yang disampaikan lukisan diatas, kepentingan elit negeri ini telah mengorbankan impian mereka…kau juga dapat melihat..pantaskah kondisi seperti ini harus dirasakan oleh mereka..dilain tempat banyak mereka yang bersuka ria, mendapatkan apa yang diinginkan..tapi kau lihatkan kondisi yang dialami mereka….uh…uh..

Oleh karena itu mari kita wujudkan kepedulian kita terhadap sesama,,,jangan pernah engkau berlagak sok..seolah-olah engkau yang punya negeri ini… perangi mereka yang bersikap seperti itu…. “IBU AKU INGIN PULANG”

Comments
  1. avartara says:

    Mantap Dhy,..suatu ekpresi emosi yang tajam dan terukuir dalam bait-bait kata yang penuh arti,…. semoga masih ada harapan tuk wujudkan Indonesia yang “merdeka”

  2. dejavu says:

    kun jungi website ku…..hehehehehe

    selamat datang penulis hati………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s