marhaban ya ramadhan

Posted: August 29, 2008 in Untuk Direnungkan

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”

Hanya tinggal hitungan waktu, Ramadhan kembali menghampiri umat islam di seluruh dunia, khusus di Indonesia. Bulan yang bertabur rahmat dan maghfirah (pengampunan) atas segala dosa-dosa yang kita perbuat dahulu. Bulan yang juga merupakan bulan untuk mencapai dan memperbaiki segala amal ibadah kita selama ini. Puasa yang kita lakukan tidak hanya bertujuan membentuk diri-sendiri kita saleh secara individual, tetapi harus saleh secara masyarakat, bisa membentuk diri kita lebih peduli terhadap sesama. Oleh karena itu, upaya-upaya yang dapat ditempuh agar ibadah puasa yang kita lakukan nantinya benar-benar berkualitas. Hal pertama yang dilakukan adalah dengan menjernihkan persepsi kita sendiri tentang bulan suci ini. Sebagaimana telah terekam dalam sebuah hadist “telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan. Allah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa, dan mengabulkan doa. Allah melihat berlomba-lombanya kamu kepada para malaikat-Nya. Maka, tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara adalah orang yang tidak mendapat rahmat Allah di bulan ini. Kedua kita harus dapat membekali diri kita sendiri dengan pengetahuan. Dimana kita harus memiliki ilmu yang luas tentang puasa itu, terutama yang terkait dengan syarat sah dan rukun puasa itu, hal-hal yang boleh atau tidak saat melaksanakan ibadah puasa. Ketiga adalah mengingat terus bahwasanya Tuhan itu selalu melihat dan memperhatikan setiap tindakan dan perbuatan kita. Ini sesuai dengan sebuah Hadist Qudsi “seseorang hamba akan berupaya mendekatkan diri kepada-Ku, hingga Aku mencintainya, dan bila Aku mencintainya, menjadikannya pendengaran-Ku, penglihatan-Ku yang digunakannya untuk melihat, tangan-Ku yang akan digunakan untuk bertindak, serta kaki-Ku yang digunakan untuk berjalan”.  Dan yang terakhir yang perlu kita lakukan adalah bahwa ketaqwaan yang kita peroleh setelah bulan suci Ramadhan harus dapat kita aplikasikan sesudah bulan ramadhan tersebut yaitu dalam kehidupan sehari-hari. MARHABAN YA RAMADHAN MOHON MAAF LAHIR & BATHIN.

Comments
  1. Catra says:

    selamat datang bulan ramadhan!!!!!
    maapkeun bila abdi punya salah ya mas,,

  2. avartara says:

    Maafkan atas ketelatan datang kemari mumpung masih ramadhan semoga tetap jaya di dunia maya🙂

  3. dhycana says:

    tidak ada kata terlambat buat kita…mari kita sambut ramadhan dengan mengagungkan ke-Esaan Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s