KIK EBA, produk teranyar yang baru lahir

Posted: April 27, 2009 in Perbankan

oyfaozbu8b1

Krisis keuangan global membuat tahun 2009 ini tidak diwarnai optimisme setinggi tahun-tahun sebelumnya. Namun, kondisi ini tak menyurutkan semangat pelaku pasar modal Indonesia dalam mengembangkan produk-produk baru. Awal Februari lalu, instrumen kontrak investasi kolektif-efek beragunan aset (KIK EBA) yang lama dinantikan akhirnya diluncurkan. Produk gres pertama ini bernama Efek Beragun Aset Danareksa SMF I-KPR BTN (DSMF01) yang diluncurkan bersama oleh PT. Danareksa investmenet Management (DIM), PT. BRI, PT. BTN dan PT. Sarana Multigriya Financial (SMF) yang bertindak sebagai global koordinator dan pembeli siaga. KIK EBA ini dapat diperdagangkan melalui PT. BEI sejak tanggal 12 Februari 2009.

Itu Artinya, KSEI sebagai lembaga Penyimpanan dan penyelesaian mulai menjalankan fungsinya untuk menyimpan an melakukan penyelesaian transaksi DSMF01 sejak periode efek tersebut tercatat dan diperdagangkan di bursa. Sebagai landasan hukum penyelenggaraan layanan jasa tersebut, KSEI telah menyiapkan perangkat hukum yaitu Peraturan Jasa Kustodian SEntral yang tertuang dalam Keputusan Direksi KSEI Nomor Kep-022/DIR/KSEI/1208 tanggal 1 Desember 2008.

Menurut Gurinaldi Akhyar, Kepada Divisi Jasa Kustodian Sentral KSEI, pencatatan DSMF01 menambah jenis efek baru yang ada disistem penyimpanan KSEI. Produk ini menarik, karena karakternya berbeda dengan efek lainnya. Efek ini juga mendapat dukungan penuh Bapepam-LK dan SRO untuk persiapan penerbitannya, dan menunggu kesiapan berbgai pihdak yang terlibat dalam penerbitan instrumen ini. Efek baru ini disimpan dalam kelompok aset KIK EBA. Penyelesaian transaksi produk ini juga tak berbeda dengan efek lainnya. Setiap Pemegang Rekening KSEI bisa mentransaksikan instrumen ini melalui pemindahbukuan.

Portofolio DSMF01 terdiri atas Efek Portofolio Kredit Pemilikan Rumah (KPR) PT. BTN yang terdiri dari atas tagihan KPR milik 5.060 debitur BTN. Jumlah emisi efek ini pada saat diluncurkan di pasar perdana bernilai Rp. 100 miliar.

Investor yang membeli KIK EBA DSMF01, baik dipasar perdana maupun di pasar sekunder akan menjadi EBA holder yang memiliki hak atas pokok tagihan dan bunga sebesar 13% per thaun yang dibayar setiap kuartal, EBA holder akan memiliki EBA hingga saat jatuh temponya, sesuai yang tertera dalam prospektus.

Efek ini dijamin dengan kumpululan KPR berkualtias dari BTN. Tidak seperti mortgage back securities yang terjadi di Amerika Serikat, kumpulan tagihan ini sudah melewati 32 kriteria seleksi sehingga digolongkan ke dalam KPR prime mortgage. Secara keseluruhan ada 32 kriteria yang digunakan untuk melakukan seleksi, diantaranya yang terpenting adalah setiap KPR didukung dokumentasi hukum yang memadai, umur KPR minimum 18 bulan, tidak pernah ada lebih dari 30 hari, nasabah KPR berumur tidak lebih dari 55 sampai dengan jatuh tempo KPR serta setiap KPR dilindungi asuransi jiwa dan kebakaran.

Kondisi ini yang membedakannya dengan sekuritisasi sub-prime mortgage yang terjadi di Amerika. KIK EBA yang dikelola DIM sebagai Manajer Investasi dan BRI sebagai Bank Kustodian ini mendapat peringkat triple A dari Moody’s Indonesia, dan akan jatuh tempo pada 10 Maret 2018. Sebagai Manajer Investasi, DIM bertindak sebagai pengatur kontrak investasi. Sebagai institusi yang dibentuk pemerintah untuk menangani perumahan, SMF bertindak sebagai stanby buyer, koordinator global dan pendukung kredit. SMF menjamin tersedianya dana pembayaran pokok dan bunga KIK EBA selama 3 (tiga)  bulan dan akan diisi kembali dalam escrow account di Bank Kustodian apabila jumlahnya berkurang.

Dengan beralihnya tagiah KPR BTN tersebut kepada KIK EBA, maka secara otomatis setiap bulan, BTN sebagai kreditur akan menyetor cicilan KPR yang ada dalam portofolio DSMF01 kepada Bank Kustodian, yang secara otomatis akan membayarkan setiap kuartal kepada KIK holder yang tertera di data KSEI.

KIK EBA ini juga merupakan salah satu alternatif instrument investasi baru yang aman. Sekarang anda yang menentukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s